Jalan ditempat itu capek.
Payah itu waktu semua sudah berganti tapi kita hanya bisa
memperhatikan.
Menyedihkan itu waktu kita masih berharap hal yang sama pada
sesuatu yang sudah berlalu.
Tragis itu ketika ada orang yang berharap diberi pakaian
dari orang yang telanjang.
Bodoh itu saat kita menyadari tetap berdiri di tempat yang
sama ketika yang lain sudah berlari.
Terlambat itu ...
Ketika baru menyadari bahwa kita sudah mata jauh tertinggal
Jadi stuck itu melelahkan, payah, menyedihkan, tragis
dan....bodoh
Baru setelah kita mampu terbangun dari mimpi indah masa
lalu, kita sadar kalau sudah sangat terlambat, tertinggal.
Tapi....bukankah ada kalimat bijak yang menyebutkan “lebih
baik terlambat daripada tidak sama sekali”? mungkin penerapannya ada disini...
atau mungkin kalimat itu berasal dari keterlambatan seperti ini?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar